Konsultan SEO Indonesia | ISWANTO SEO
Sosialisasi dan Simulasi Panduan CHSE Penyelenggaraan Kegiatan MICE
Press Release

Sosialisasi dan Simulasi Panduan CHSE Penyelenggaraan Kegiatan MICE di Yogyakarta

KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF/BADAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF

Kemenparekraf Ajak Pelaku Usaha di 9 Destinasi MICE Indonesia Terapkan Protokol CHSE

Kemenparekraf Ajak Pelaku Usaha di 9 Destinasi MICE Indonesia Terapkan Protokol CHSE

Yogyakarta iswanto.com, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan berbasis Cleanliness, Health, Safety and Environmental sustainability (CHSE) pada sektor
Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE). (Kamis, 24/9/2020)

Sebelum melakukan sosialisasi dan simulasi penyelenggaraan panduan CHSE pelaksana MICE, panitia terapkan protokol kesehatannya sangat ketat, mencuci tangan menggunakan hand sanitizer dan periksa suhu badan menggunakan Thermometer Tembak Laser.

Pada penyelenggaraan kegiatan sosialisasi dari panduan CHSE melibatkan 9 destinasi MICE, salah satunya Yogyakarta, rangkaian sosialiasi di Yogyakarta diselenggarakan pada tanggal 24 September 2020 hingga 25 September 2020. Sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman mengenai isi panduan kepada Stakeholders MICE sehingga panduan dapat dijalankan dengan sesuai pada saat pelaksanaan kegiatan MICE, ujar Rizki

Lebih lanjut, Rizki menjelaskan Panduan yang dimaksud antara lain kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan pada kegiatan MICE ini menekankan pada penerapan prosedur setandar pelaksanaan kegiatan MICE yang aturan teknis spesifiknya akan disesuikan dengan panduan yang dibuat oleh Asosiasi dan Industri MICE sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Panduan ini merupakan panduan operasional dari Keputusan Menteri Kesehatan tentang Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-2019), yang diturunkan pada pelaksanaan kegiatan MICE di Indonesia. Ketentuan yang termuat dalam panduan ini juga mengacu pada protokol dan panduan yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia, World Health Organization (WHO), Travel & Tourism Council (WTTC) serta Asosiasi MICE nasional dan internasional seperti ICCA, UFI, AIPC, serta ASPERAPI.

Setelah melaksanakan rangkaian proses evaluasi dan penyesuaian, saat ini panduan sudah selesai disusun dan siap untuk disosialisasikan kepada seluruh stakeholders MICE di destinasi-destinasi MICE. Kegiatan sosialiasi akan dilaksanakan di 9 destinasi MICE antara lain: Yogyakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Manado, Lombok, Banten (mewakili jakarta), Semarang dan Batam. Rangkaian kegiatan ini dimulai dari tanggal 24 September 2020 hingga 9 Oktober 2020 dengan pembagian jadwal yang telah disesuaikan, ujar Rizki

Kemenparekraf Ajak Pelaku Usaha di 9 Destinasi MICE Indonesia Terapkan Protokol CHSE

Selain Sosialisasi juga akan dilaksanakan kegiatan simulasi panduan dalam rangka maninjau secara langsung kesiapan destinasi untuk melaksanakan kegiatan MICE khususnya perjalanan intensif. Simulasi akan dilaksanakan di beberapa objek di tiap destinasi dan akan dilakukan oleh tim media yang akan berpartisipasi dalam simulasi, jelas Rizki

Simulasi panduan untuk kegiatan perjalanan intensif di destinasi wisata Ledok Sambi Resort & Lava Tour Merapi pada tanggal 24 s.d 25 September 2020. Dalam rangkaian kegiatan sosialisasi panduan Pelaksanaan Kebersihan, Keselamatan serta Kelestarian Lingkungan (Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability / CHSE) penyelenggaraan kegiatan Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) di Yogyakarta mengundang 100 peserta diantaranya yaitu 30 peserta (hadir secara offline) dan 70 peserta (hadir secara online) terdiri dari : perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota, Polda, Asosiasi pariwisata, khususnya yang menangani sektor MICE, industri dan pelaku usaha di sektor MICE, serta akademisi, terang Rizki

Berikut Ini Daftar Undangan Sosialisai Panduan CHSE Penyelenggaraan Kegiatan MICE di Hotel Ambarrukmo Yogyakarta

Undangan Offline

A. PEMERINTAH DAERAH

1. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 2 orang
2. Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta 2 orang
3. Kepala Kepolisian Daerah Yogyakarta 2 orang

B. ASOSIASI (PENGURUS DPD)

4. Syamsun Hasani – PT. Interpro 1 orang
5. Rahmat – PT. Mavindo 1 orang
6. Aulia – PT. More Media 1 orang
7. Devi – Jogja Expo Center 1 orang
8. Prapti – Hotel Tentrem 1 orang
9. Anna – PT. Bunga Pro 1 orang
10. Tikno – PT. GM Pro 1 orang
11. Bambang Heriyanto – PT. Tujuh 1 orang

C. INDUSTRI MICE

12. KETUA ASITA – Assosiation Of The Indonesian Tours And Travel Agencies 1 orang
13. KETUA ASPPI – Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia 1 orang
14. KETUA BTA – Bantul Tourism Association 1 orang
15. KETUA GPY – Gabungan Perhotelan Yogyakarta 1 orang
16. KETUA IVENDO – Indonesia Event Industry Council 1 orang
17. KETUA PHRI – Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia 2 orang
18. KETUA ASITA – Assosiation Of The Indonesian Tours And Travel Agencies 1 orang
19. KETUA PPHI – Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia 1 orang
20. KETUA WIPI – Wanita Industri Pariwisata Indonesia 1 orang
21. KETUA HPI – Himpunan Pramuwisata Indonesia 2 orang
22. GIPI – Gabungan Industri Pariwisata Indonesia 1 orang
23. KETUA BP2KY – Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta 1 orang
24. KETUA PAPINDO – Perkumpulan Auditor Usaha Pariwisata Indonesia 1 orang
25. KETUA IFBEC – Indonesian Food & Beverage Excecutive Association 1 orang

D. MEDIA (PELIPUTAN)

26. Harian Jogja 1 orang
27. Kedaulatan Rakyat (KR) 1 orang
28. Tribun Jogja 1 orang
29. Radar Jogja 1 orang
30. TVRI 1 orang
31. Jogja TV 1 orang
32. RRI online 1 orang
33. Surya Jogja 1 orang
34. RBRV 1 orang
35. Net TV Jogja 1 orang

UNDANGAN ONLINE

A PEMERINTAH DAERAH

1. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 2 orang
2. Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta 4 orang
3. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul 4 orang
4. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo 4 orang
5. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman 4 orang
6. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul 4 orang

B INDUSTRI MICE

7. ASITA – Assosiation Of The Indonesian Tours And Travel Agencies 1 orang
8. ASPPI – Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia 2 orang
9. BTA – Bantul Tourism Association 1 orang
10. GPY – Gabungan Perhotelan Yogyakarta 3 orang
11. IVENDO – Indonesia Event Industry Council 1 orang
12. PHRI – Perhimpunan Hotel & Restaurant Indonesia 2 orang
13. AELI – Asosiasi Experiental Learning Indonesia 1 orang
14. PPHI – Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia 2 orang
15. WIPI – Wanita Industri Pariwisata Indonesia 2 orang
16. HPI – Himpunan Pramuwisata Indonesia 1 orang
17. PPJI – Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia 1 orang
18. GIPI – Gabungan Industri Pariwisata Indonesia 4 orang
19. BP2KY – Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta 2 orang
20. PAPINDO – Perkumpulan Auditor Usaha Pariwisata Indonesia 1 orang
21. IFBEC – Indonesian Food & Beverage Excecutive Association 2 orang
22. GMHI – General Manager Hotel Indonesia 1 orang
23. ICA – Indonesian Chef Association 1 orang
24. IHGM – Indonesian Hotel General Manager 1 orang
25. ORGANDA – Organisasi Angkutan Darat 1 orang
26. ARKI – Asosiasi Rekreasi Keluarga Indonesia 1 orang
27. FOSIPA INDONESIA – Forum Silaturahmi Insan Pariwisata Indonesia 2 orang
28. PUTRI – Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia 1 orang
29. BP2KY – Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta 1 orang
30. ASITA – Assosiation Of The Indonesian Tours And Travel Agencies 1 orang
31. ASITA – Assosiation Of The Indonesian Tours And Travel Agencies 1 orang
32. Sekolah Tinggi Pariwisata UGM 1 orang
33. STRIPRAM 1 orang
34. STIE Pariwisata 1 orang
35. AMPTA 1 orang
36. PPHI– Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia 1 orang
37. PT. Twc 1 orang
38. Jogja Bay 1 orang
39. Kids Fun 1 orang
40. Pengeloka Destinasi Wisata Mangunan 1 orang
41. Pengelola Destinasi Wisata Nglanggeran 1 orang
42. Ibu Ike Janita Dewi 1 orang

“Deputi Bidang Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan, mengharapkan dengan telah rampungnya panduan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan pada kegiatan MICE serta melalui kegiatan sosialisasi dan simulasi panduan ini, para stakeholders MICE dapat memiliki pemahaman yang sama akan pentingnya menjalankan protokol yang telah disusun dalam panduan, sehingga wisatawan MICE yang akan melaksanakan kegiatan MICE nya di Indonesia dapat merasa aman dan nyaman dan sektor MICE kembali siap dan mampu bangkit kembali untuk memacu pertumbuhan dan kreativitas yang lebih baik dari sebelumnya, dan menjadikan Indonesia sebagai destinasi MICE yang memiliki value propotion yang dapat memenangkan persaingan di dunia internasional,” ujar Rizki Handayani

Leave a Comment

WeCreativez WhatsApp Support
Pertanyaan Anda Siap Saya Jawab. Jangan lupa klik kirim..ya!! 0857-2135-9436
👋 Hai, pastikan Pesan Anda Terkirim di WA